Tampilkan postingan dengan label Puisi Kimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Kimia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 November 2014

Aku adalah laju reaksi

Aku adalah laju reaksi
Hidupku takkan lengkap
Tanpa produk dan reaktan, sahabatku
Mereka selalu ada
Saat aku bertambah atau berkurang

Dalam hidupku banyak faktor yang mempengaruhi
Salah satunya adalah konsentrasi pereaksi
Jika ia membesar,
Aku juga membesar, dan sebaliknya
Saat ia mengecil,
Akupun turut mengecil

Tapi, adanya eneriy penghalang
Juga sering membuat semua reaksiku terjadi semakin lambat
Ia biasa di panggil Energi Pengaktifan
Atau akrabnya Energi Aktivasi

Terkadang kehidupan ku pun tergantung
Pada konsentrasi awal zat pereaksi
Hingga suatu saat
Mereka menyebut ketergantungan ini

Sebagai sebuah Hukum Laju Reaksi

Antara Ada dan Tiada

Hidup ini tak kan berarti tanpa dirimu…
Engkau bukanlah separuh jiwaku….
Tapi… seluruh hidupku….
Di setiap langkahku….
Di setiap nafasku selalu ada dirimu….

Meskipun engkau hanyalah jasad renik yang tak nyata…
Tapi...
menyatu dalam jiwa….
Manyatu dalam raga yang tak kuasa…
kau tinggalkan walau sekejap saja….

Sungguh indah perpaduanmu yang memang ada….
Engkau adalah beratus-ratus bahkan beribu-ribu mahluk tak nyata….
Bersatu padu membentuk jiwa dan raga….
Di antaramu tak pernah berpisah dan selalu besama seiya sekata….

Oh… elektron, proton, netron dan meson, selalu setia bersama…
Menyatu membetuk mahluk bernama “atom” walau juga tak nyata…
Sungguh elok memang…
Atom-atom menyatu dengan ikatan membentuk mahluk yang nyata…
Mahluk itu bernama “senyawa”….

Dan…
senyawa-senyawa itu merapatkan diri membangun jiwa…,
raga,…
dan semua yang ada pada tubuh ini…
Kerjsama di antaramu (senyawa) selalu bersinergi
Sinergi di antaramu membentuk keindahan tubuh ini….
Hingga aku dapat hidup sampai kini….
Ku tak ingin satu diantaramu pergi….
Ohhhh…. memang antara ada dan tiada….

Inilah cinta kasih dari kimia…..